PROFIL SINGKAT
Salah satu program studi yang terdapat di Fakulktas Ekonomi dan Bisnis UPN "Veteran" Yogyakarta yaitu Ekonomi Pembangunan dimana saat ini telah terakreditasi BAIK SEKALI.
BULETIN INFORMASI
1) Survey Kelulusan (Tracer Study)
2) Press Release: "Sosialisasi Perizinan Berusaha dan Non-berusaha di UPN "Veteran" Yogyakarta - Sesi 1"
YOGYAKARTA. Senin, 4 Agustus 2025 - DPMPTSP DIY bersama UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan sosialisasi perizinan usaha dan non-usaha sebagai bagian dari program edukasi publik dan akademik. Kegiatan ini juga mendukung pengembangan Laboratorium Ekonomi Mikro dan UMKM sebagai pusat pembelajaran dan informasi bagi mahasiswa dan pelaku usaha pemula.
Bertempat di Ruang SPD 1 UPN “Veteran” Yogyakarta, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD DIY Dr. Danang Wahyu Broto, S.E., M.Si., Nuri Achadiyanti, S.H., M.Si. Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP DIY, Helpdesk OSS Ibu Firna Hayyu Nindya Maritza, S.E., M.E.K., Bapak Dekan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta Dr. Januar Eko Prasetio, S.E., M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Dr. E. Diah Lufti Wijayanti, S.E., M.Si., Koordinator Laboratorium Ekonomi Mikro dan UMKM, bapak dan ibu dosen jurusan Ilmu Ekonomi FEB UPNVY, serta mahasiswa dari FEB UPN “Veteran” Yogyakarta.
Acara dibuka oleh Ibu Nuri Achadiyanti, S.H., M.Si yang menekankan pentingnya pemahaman hukum usaha sejak dini. Beliau juga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci penguatan literasi perizinan berbasis risiko. Dr. Januar Eko Prasetio, S.E., M.Si., selaku Dekan FEB menambahkan bahwa mahasiswa nantinya akan memiliki peran menyebarkan pemahaman legalitas usaha ke masyarakat, termasuk saat KKN.
Selanjutnya Dr. Danang Wahyu Broto, S.E., M.Si., dalam sesi dialog menyampaikan bahwa legalitas adalah bagian dari identitas dan integritas pelaku usaha, sehingga NIB ini sangat penting. Beliau juga membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan kendala perizinan secara langsung ke DPRD.
Materi utama disampaikan oleh Ibu Firna Hayyu Nindya Maritza, S.E., M.E.K., yang menjelaskan sistem perizinan berbasis risiko yaitu rendah, menengah, tinggi, dengan masing-masing memiliki prosedur berbeda. Usaha berisiko rendah hanya memerlukan NIB dan pernyataan mandiri, sedangkan risiko lebih tinggi perlu verifikasi tambahan. Beliau juga menjelaskan pentingnya klasifikasi KBLI dan skala usaha, serta kemudahan bagi UMKM, seperti penerbitan otomatis PKKPR. Selain itu, beliau juga memandu praktik langsung pendaftaran NIB kepada para peserta yang membuktikan pembuatan NIB sangatlah mudah dan cepat.
Sosialisasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman teknis mahasiswa tentang legalitas usaha, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tata kelola usaha berbasis hukum. DPMPTSP DIY berharap kegiatan ini mendukung pertumbuhan ekosistem investasi yang inklusif dan tertib di Yogyakarta.
3) Press Release: "Sosialisasi Perizinan Berusaha dan Non-berusaha di UPN "Veteran" Yogyakarta - Sesi 2"
YOGYAKARTA. Rabu, 6 Agustus 2025 - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY bekerja sama dengan UPN “Veteran” Yogyakarta mengadakan sosialisasi prosedur perizinan usaha dan non-usaha. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman civitas akademika dan publik terkait sistem perizinan berbasis risiko. Sosialisasi ini juga mendukung inisiatif pembentukan Laboratorium Ekonomi Mikro dan UMKM di kampus, sebagai sarana belajar praktis bagi mahasiswa dan pusat informasi bagi pelaku usaha pemula.
Bertempat di Ruang SPD 1 FEB UPNVY, acara dihadiri oleh Dr. Danang Wahyu Broto (DPRD DIY Komisi B), Nuri Achadiyanti (DPMPTSP DIY), Firna Hayyu Nindya Maritza (Helpdesk OSS DPMPTSP DIY), Dr. Januar Eko Prasetyo (Dekan FEB), Dr. E. Diah Lufti Wijayanti (Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi), dosen, serta mahasiswa. FEB UPN “Veteran” Yogyakarta.
Acara dibuka oleh Nuri Achadiyanti yang menekankan pentingnya pemahaman legalitas usaha di kalangan mahasiswa. Beliau menyoroti sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat literasi perizinan, terutama yang berbasis risiko.
Kemudian dilanjutkan samputan oleh Dr. Januar Eko Prasetyo, S.E., M.Si., selaku Dekan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menanamkan semangat bela negara bagi mahasiswa yang menempuh jalur kewirausahaan. “Saat kalian kelak menjadi pelaku usaha, tunjukkan jiwa bela negara kalian melalui legalitas usaha, salah satunya dengan memiliki NIB” ujarnya.
Dalam sesi dialog oleh Dr. Danang Wahyu Broto, S.E., M.Si., dari Komisi B DPRD DIY, menegaskan bahwa legalitas merupakan bentuk pengakuan identitas pelaku usaha. “Perijinan itu bagian dari identitas, dan identitas itu sangat penting”. Beliau juga membuka kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan langsung kendala yang mereka hadapi dalam proses perizinan
Materi utama disampaikan oleh Firna Maritza, yang menjelaskan sistem OSS berbasis klasifikasi risiko (rendah, menengah, tinggi). Belau juga memandu praktik pembuatan NIB secara langsung, menunjukkan bahwa proses perizinan kini lebih mudah, cepat, dan gratis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis perizinan, tetapi juga menyadari peran penting kampus dalam membentuk pelaku usaha yang taat hukum. DPMPTSP DIY berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong iklim investasi yang inklusif dan tertata di Yogyakarta.
Press Release: "Kuliah Lapangan di Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jawa Timur"
Selasa, 04 Februari 2025 - Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta melaksanakan kuliah lapangan di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Jawa Timur dalam rangka memperdalam pemahaman tentang kebanksentralan, asesmen perekonomian, serta Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya dalam aspek kebijakan moneter, sistem pembayaran, serta pengelolaan uang rupiah.
Pemateri pertama dalam kegiatan ini yaitu Bapak Gandhiano Dwi Putera, yang menjelaskan materi megenai Kebansentralan dan Asesmen Perekonomian Jawa Timur. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan pemaparan dari tim ahli Bank Indonesia mengenai strategi pengendalian inflasi, kebijakan suku bunga, serta peran BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari bagaimana Bank Indonesia melakukan asesmen terhadap kondisi perekonomian regional dan nasional guna mendukung perumusan kebijakan yang tepat.
Pemateri kedua dalam kegiatan ini yaitu Bapak Mabruri yang memberikan materi mengenai Cinta, Paham, dan Bangga Rupiah. Sebagai bagian dari edukasi mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, mahasiswa diperkenalkan dengan pentingnya menjaga kedaulatan mata uang rupiah, termasuk dalam aspek keamanan uang rupiah, cara mengenali keaslian uang, serta peran masyarakat dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
4) Press Release: "Kuliah Lapangan di BPKP Jawa Timur"
Rabu, 05 Februari 2025 - Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta melaksanakan kuliah lapangan di Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur guna memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan keuangan negara serta peran BPKP dalam pengawasan keuangan publik.
Dokumentasi Serah-Terima Piagam
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemaparan langsung dari Bapak Wahyudi Wicaksono, SST Akt., MA, MSE, QRMA, Auditor Ahli Muda Perwakilan BPKP Jawa Timur, yang menjelaskan secara komprehensif tentang overview pengelolaan keuangan negara. Materi yang disampaikan mencakup peran BPKP dalam pengawasan intern pemerintah, mekanisme pengelolaan keuangan negara dan daerah, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik.
Selain itu, diskusi interaktif yang berlangsung dalam sesi ini memberikan wawasan lebih mendalam mengenai tantangan serta strategi dalam menjaga tata kelola keuangan negara yang baik.
5) Inisiasi Program: Tes Sertifikasi Kompetensi Manajemen Perbankan BNSP Bagi Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UPNVY
Sabtu, 26 Oktober 2024, sebanyak 40 mahasiswa yang terdiri dari Prodi Ekonomi Pembangunan (S1) dan Prodi Magister Ilmu Ekonomi (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Yogyakarta mengikuti test Sertifikasi Kompetensi di bidang Manajemen Perbankan yang diadakan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Alur kegiatan dimulai dengan orientasi dan pembekalan peserta pelatihan terhadap konseptual Manajemen Perbankan yang berlangsung selama 2 hari sebelum mengikuti test ini. Pelatihan tersebut dibawakan oleh praktisi perbankan yang telah memiliki pengalaman bekerja di dunia perbankan.
Suasana Ruangan Saat Prosesi Tes Sertifikasi
Setelah mengikuti pelatihan dan pembekalan, peserta telah siap untuk mengikuti test sertifikasi. Peserta yang memenuhi dan dinyatakan kompeten dalam bidang manajemen perbankan akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi, dimana sertifikat ini dapat digunakan pada saat melamar kerja di Perusahaan/Instansi khususnya perusahaan perbankan. Sertifikat ini akan meningkatkan referensi dan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta karena telah memiliki pengetahuan dan pemahaman seputar manajemen perbankan.
Bagi FEB UPNVY, pelatihan Sertifikasi Kompetensi Perbankan oleh BNSP ini akan terus diadakan secara keberlangsungan pada periode-periode selanjutnya agar seluruh mahasiswa baik S1 dan S2 yang memiliki minat untuk bekerja khususnya di dunia perbankan memiliki peluang besar untuk diterima bekerja di bank karena telah memiliki pemahaman dan pengetahuan terkait manajemen dan organisasi perbankan dan dibuktikan dengan Sertifikat Kompetensi Manajemen Perbankan.
6) Kemenangan Ibu Rodhiah Umaroh Di Jogja Economic Forum (JEF) 2024
Rodhiah Umaroh, dosen di Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN Veteran Yogyakarta, berhasil meraih posisi juara 3 dalam kompetisi Jogja Economic Forum (JEF) 2024. Acara yang diprakarsai oleh Bank Indonesia Kanwil DIY ini merupakan ajang kompetisi call for papers yang diadakan untuk mendorong pemikiran strategis dan inovatif dalam perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Puncak acara JEF 2024 berlangsung pada 8 Agustus 2024 di Hotel Tentrem, Yogyakarta, di mana Rodhiah Umaroh diumumkan sebagai juara 3 dalam kategori Umum/Mahasiswa Program Doktor. Paper yang disusunnya berhasil menarik perhatian para juri dengan analisis mendalam tentang upaya optimalisasi potensi ekonomi DIY dalam kontribusi terhadap ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional. Kompetisi ini diikuti oleh 220 peserta dari berbagai institusi, dan melalui proses seleksi ketat, paper Rodhiah berhasil masuk dalam 5 finalis terbaik di kategorinya.
Jogja Economic Forum 2024, yang bertema "Mendorong Perekonomian DIY Untuk Turut Berkontribusi dalam Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional," merupakan inisiatif bersama dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY, Pemerintah Daerah DIY, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta. Acara ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang dapat diterapkan oleh Pemda DIY guna meningkatkan perekonomian daerah.
Jogja Economic Forum (JEF) 2024 ini kembali menegaskan peran penting riset dan inovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta untuk mewujudkan visi perekonomian yang tangguh dan berkelanjutan.
7) Press Release: Incoming Global Volunteer AIESEC in UPNVY - Delegasi Asing Mengajar dan Berbagi Pengalaman di Yogyakarta
Yogyakarta, 22 Juni 2024– AIESEC in UPN Veteran Yogyakarta kembali mengadakan program Incoming Global Volunteer yang berlangsung dari 22 Juni hingga 3 Agustus 2024. Program ini menghadirkan para delegasi internasional dari berbagai negara untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, salah satunya adalah mengajar anak-anak di beberapa desa di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi internasional yang berasal dari Mesir, Cina, Vietnam, Pakistan, Jepang, dan Maroko. Para peserta dalam program ini adalah:
1. Amr Khaleed A. M. Ibrahim (141235001)
2. Mariam Hesham S. M. S. Elimam (241235001)
3. Lingxin Kong (141235002)
4. Nour El Houda Saidi (242235001)
5. Tran Ngoc Tram Le (141235003)
6. Xinyi Yu (142235001)
7. Ha Minh Anh Nguyen (142235002)
8. Alishba Abbas (142235003)
9. Ayesha Zafar (143235001)
10. Kazuki Mitsuji (241235002)
11. Nguyen Nhu Hung (243235001)
12. Nguyen Thi Van (143235002)
13. Vu The Binh (143235003)
14. Shijia HUA (151235001)
15. Thi Thao Linh Vo (151235002)
Selama enam minggu, delegasi terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkenalkan budaya global kepada anak-anak di beberapa lokasi di Yogyakarta. Mereka mengajar anak-anak di tiga desa, yaitu Desa Purbayan, Desa Purwokinanti, dan Desa Wirobrajan. Selain itu, selama dua minggu terakhir, mereka juga mengajar di dua sekolah dasar, yakni SD Mutiara Persada dan SD Tumbuh 3. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga memperkenalkan budaya dan nilai-nilai global kepada masyarakat setempat. Delegasi internasional bekerja sama dengan Local Volunteer yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa lokal Jogja, yang turut serta mendampingi dan mendukung proses pembelajaran.
Selain mengajar, para delegasi juga diberi kesempatan untuk mempelajari kekayaan budaya Yogyakarta. Mereka mengunjungi tempat pemberdayaan UMKM batik, di mana mereka belajar tentang proses membatik tradisional. Para peserta juga mengikuti sesi belajar alat musik gamelan bersama komunitas karawitan UPN “Veteran” Yogyakarta, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan seni musik tradisional Jawa. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen AIESEC in UPNVY untuk memfasilitasi pertukaran budaya dan pengalaman global, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Yogyakarta. Program Incoming Global Volunteer ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan lokal, tetapi juga membuka kesempatan bagi para peserta internasional untuk memahami lebih dalam tentang Indonesia, khususnya Yogyakarta, dengan segala keragaman budayanya. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan internasional sekaligus meningkatkan pemahaman lintas budaya antara delegasi dan masyarakat lokal. AIESEC in UPNVY terus berkomitmen untuk menciptakan peluang bagi anak muda dalam upaya pembangunan komunitas yang berkelanjutan.
LAMPIRAN: