Yogyakarta, 14 Oktober 2026 – Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Evaluasi Kurikulum pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui evaluasi dan penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu ekonomi, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan kompetensi lulusan di tingkat nasional dan internasional.
Workshop dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta, Prof. Dr. Januar Eko Prasetio, S.E., M.Si., A.K., CA., ASEAN CPA., MPA. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan (stakeholders). Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya partisipasi bersama dalam mengevaluasi kualitas penyelenggaraan pendidikan dan memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan akademik maupun perkembangan dunia profesional.
Workshop ini berfokus pada evaluasi Kurikulum 2024 yang saat ini berlaku, meliputi penelaahan struktur kurikulum, substansi mata kuliah, capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta strategi pembelajaran. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi aspek yang perlu dipertahankan, diperkuat, maupun disempurnakan agar kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu ekonomi pembangunan dan kebutuhan kompetensi lulusan.
Salah satu agenda penting dalam workshop ini adalah penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) dalam bahasa Inggris. Agenda tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat implementasi Kurikulum 2024 melalui perangkat pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran terukur. Pendekatan OBE menekankan keselarasan antara capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), materi pembelajaran, metode pengajaran, dan sistem penilaian. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada ketercapaian kompetensi yang diharapkan dari mahasiswa.
Penyusunan RPS OBE berbahasa Inggris juga menjadi bagian dari upaya program studi untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan. Penggunaan bahasa Inggris dalam dokumen pembelajaran diharapkan mendukung pengembangan kolaborasi akademik internasional, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta pemanfaatan literatur dan sumber pembelajaran bereputasi internasional. Langkah ini juga dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kelas internasional dan berbagai bentuk kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi mitra.
Dalam kaitannya dengan evaluasi Kurikulum 2024, penyusunan RPS OBE berbahasa Inggris tidak sekadar berupa penerjemahan dokumen ke dalam bahasa Inggris. Proses tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meninjau kualitas perencanaan pembelajaran, ketepatan rumusan capaian pembelajaran, keselarasan metode dan instrumen penilaian, serta relevansi materi kuliah dengan kebutuhan kompetensi lulusan. Hasil evaluasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi perbaikan perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, terukur, dan berorientasi pada hasil belajar mahasiswa.
Pelibatan mahasiswa, alumni, dan pemangku kepentingan memberikan perspektif penting dalam proses evaluasi. Masukan mahasiswa dapat menjadi bahan refleksi terhadap pengalaman belajar, sedangkan pandangan alumni dan pemangku kepentingan membantu menilai relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor ekonomi. Dosen juga berperan penting dalam memastikan kesesuaian substansi akademik, perkembangan keilmuan, dan penerapan metode pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi.
Melalui Workshop Evaluasi Kurikulum ini, Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UPN “Veteran” Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk melaksanakan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap Kurikulum 2024 dan penyusunan RPS OBE berbahasa Inggris diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran, meningkatkan daya saing lulusan, serta mendukung pengembangan program studi yang berorientasi pada standar mutu pendidikan tinggi dan wawasan global.
Dengan sinergi antara dosen, mahasiswa, alumni, dan pemangku kepentingan, Program Studi Ekonomi Pembangunan diharapkan mampu terus mengembangkan kurikulum yang relevan dengan tantangan zaman serta menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.